Parem untuk Mbok Sri, Wujud Kasih Sayang Among Tani Gunungkidul kepada Sosok “Penjaga” Hasil Bumi

Parem untuk Mbok Sri, Wujud Kasih Sayang Among Tani Gunungkidul kepada Sosok “Penjaga” Hasil Bumi

Menjelang hari raya panen padi, beragam persiapan dilakukan para petani di Gunungkidul. Mulai dari ngasah arit, gathul, membuat tali dari bambu, mempersiapkan armada, hingga menggelar tradisi tertentu. Salah satu adat-istiadat sebelum memanen padi yang biasa dilakukan petani di Bukit Handayani adalah mengirim parem untuk Mbok Sri (Dewi pelindung hasil bumi, khususnya padi).
Ngarit Pakan di Gunungkidul: Pengabdian untuk Ternak, Alam, dan Kehidupan

Ngarit Pakan di Gunungkidul: Pengabdian untuk Ternak, Alam, dan Kehidupan

Ketika cahaya matahari menerobos celah-celah gedek, Mukirah (67) mulai mempersiapkan ubarampenya. Beliau harus berangkat ke ladang tepat waktu. Sebab, perihal berangkat kerja, antara petani dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) punya kesamaan. Jika PNS terlambat masuk kantor, bisa dimarahi atasan. Sementara itu, jika petani terlambat mencari rumput, kambing-kambing mereka pun bisa marah, bengak-bengok, hingga membuat tetangga terganggu.